Muhammad Burahman (55) mungkin tidak akan menyangka bahwa ia akan menemukan sesuatu yang sangat berbeda dari rutinitas pekerjaanya sebagai pencari aneka kayu tua. Burahman yang sudah 21 tahun menjalani pekerjaanya, tidak akan mengira bahwa tiga tahun yang lalu, ia menemukan fosil purba yang mungkin berbeda dari bayangan orang-orang selama ini. Ya, fosil yang ia temukan ialah fosil kelapa berusia 600.000 tahun!

Muhamamd Burahman menemukan kelapa berusia tua tersebut di Sungai Batang Hari, Lubuk Aling-Aling, perbatasan Batam-Jambi pada tahun 2007.

"Saya tahu itu fosil kayu akrena itu bidang saya. Saat memahatnya ketika di jadikan kendi, saya melihat batu terpisah didalam. Bentuknya bulat, warnanya hitam," kata Burhan seperti yang ditulis Jawapos tanggal 16 Oktober 2010.

Burahman pun lantas membabat habis kayu dengan maksud memisahkan benda bulat tersebut dengan kayu yang menempel padanya. Saat Burahman hendak memisahkan benda tersebut dari kayunya, dia melihat uliran seperti serat kelapa.

Lantas ia membawa temuanya ke laboratorium penelitian fosil purbakala di di Universitas Gajah Mada.

Dan hasilnya, benda bulat tersebut dinyatakan sebagai kelapa berusia 600.000 tahun! Rupanya, kayu dan kelapa tersebut membatu, melewati proses yang serupa dengan proses terbentuknya batu bara.

Menurut sumber berita yang saya dapatkan, sampai sekarang ulir dan batu hitam itu masih mengeluarkan aroma kelapa. Benda tersebut memang pernah akan dibeli dengan tawaran harga Rp. 50 juta, tapi Burahman menolaknya. Dia lebih suka memilikinya ketimbang menjualnya.

Hmm! Saya jadi penasaran, jika benda tersebut memang kelapa, apakah pada 600.000 tahun lalu manusia sudah bisa membuat es kelapa muda?

Tapi yang perlu diperhatikan, kenapa temuan yang cukup luar biasa ini baru ditulis tiga tahun setelahnya?

Jika ada update mengenai hal ini, akan saya kabarkan kembali. Salam olahraga!

sumber: Harian Jawapos edisi 11 Oktober 2010

0 comments:

Post a Comment

 
Top